covid19filantropi.id

How to include marginalized and vulnerable people in risk communication and community engagement

Perempuan, orang tua, remaja, pemuda, dan anak-anak, para penyandang cacat, penduduk suku asli, pengungsi, migran, dan minoritas mengalami tingkat marginalisasi sosial-ekonomi tertinggi. Orang-orang yang terpinggirkan menjadi semakin rentan dalam keadaan darurat. Ini karena faktor-faktor seperti kurangnya akses ke sistem pengawasan dan peringatan dini yang efektif, dan layanan kesehatan. Wabah COVID-19 diperkirakan memiliki dampak signifikan pada berbagai sektor.

Sumber: UN Women and Translators without Borders