covid19filantropi.id

Kiprah Perusahaan Migas dan Pertambangan Melawan COVID-19

Perusahaan Migas dan Pertambangan serta Pertambangan pun terekam jejaknya dalam melawan pandemi COVID-19 ini. Ada Chevron Indonesia, Medco, juga PAMA.

Untuk membantu melawan pandemi COVID-19, PT. Chevron Pacific Indonesia atau PT CPI telah menyalurkan sekitar 2.000 pakaian dekontaminasi (hazmat); lebih dari 165.000 masker; 6.000 botol hand sanitizer; 73 tempat tidur dan matras medis; termometer inframerah; dan 3.700 paket sembako.

Berita yang dikutip dari laman indonesia.chevron.com edisi 25 Agustus 2020 tersebut, menuliskan bahwa keseluruhan bantuan tersebut diberikan ke tujuh kabupaten/kota di Riau, dua kabupaten/kota di Kalimantan Timur, dan DKI Jakarta.

Disebutkan juga bahwa PT CPI kemudian akan menggulirkan tiga program lanjutan yang bertujuan mempersiapkan kemapanan masyarakat di berbagai bidang.

Ketiga program tersebut berkaitan dengan ketahanan pangan (pemulihan), promosi kesehatan (pencegahan), dan bantuan kesiapsiagaan kondisi darurat. Pelaksanaan program direncanakan mulai bulan Agustus hingga akhir tahun ini.

Dengan tambahan program lanjutan ini, total bantuan selama masa pandemi mencapai Rp 11,6 miliar. Sejak awal pandemi COVID-19 PT CPI memberi dukungan dan kontribusi atas upaya pemerintah dan institusi terkait agar masyarakat dapat terjaga dari paparan virus. “Tujuan progam lanjutan tersebut membantu masyarakat untuk beradaptasi dengan pola dan perilaku hidup yang baru,” ungkap Sr. VP Corporate Affairs PT CPI. Wahyu Budiarto.

PT CPI merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dari Pemerintah Indonesia yang mengoperasikan Blok Rokan di Riau. Dalam mengoperasikan blok migas, PT CPI bekerja di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas. Dengan inovasi dan komitmen karyawan yang sangat terampil dan berdedikasi, PT CPI menjadi salah satu produsen minyak mentah terbesar di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi dalam menunjang pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

Perusahaan lainnya yang bergerak di bidang eksplorasi minyak, gas dan tambang, yang peduli terhadap pandemi COVID-19 adalah Medco Group.

Melalui Medco Peduli #BersatuMelawanCovid-19, Medco Group telah mendistribusikan bantuan ke seluruh wilayah Indonesia, mulai Aceh hingga Papua. Bantuan yang disalurkan mulai dari mesin cuci khusus pakaian infeksius bagi rumah sakit rujukan COVID-19, alat pelindung diri  (APD) tenaga medis, masker medis dan masker kain, bahan makanan pokok, sayuran organik, dan perlengkapan sanitasi diri. Medco Peduli juga menyelenggarakan kampanye kreatif untuk sosialisasi tindakan pencegahan serta pembatasan sosial selama pandemi. 

Seperti dikutip di medcofoundation.org, Medco Peduli pun telah menyumbang APD untuk tenaga medis di 70 rumah sakit dan Puskesmas di seluruh Indonesia.  Dan pada Mei 2020, Medco menyumbang satu fasilitas laboratorium biosafety level 2 (BSL-2) di Pusat Kanker Nasional Rumah Sakit Kanker Dharmais.

Disebutkan bahwa Laboratorium BSL-2 ini dibangun untuk mendukung pemerintah memperluas cakupan rapid test-PCR, menambah laboratorium rujukan pemeriksaan COVID-19 di Indonesia, dan secara khusus membantu mempercepat tata laksana pencegahan resiko penularan virus COVID-19 bagi penderita kanker.

Pembangunan laboratorium tersebut, sebagai bagian dari inisiatif Medco Peduli, dimulai akhir April dan diserahkan kepada pemerintah pada Jumat, 29 Mei 2020. Penyerahan laboratorium ini dilakukan di Rumah Sakit Kanker Dharmais.

Laboratorium BSL-2 untuk Rumah Sakit Kanker Dharmais ini, akan mendukung upaya percepatan penanggulangan dampak pandemi, terutama pada aspek kesehatan. “Dengan adanya lab ini, pengujian bisa lebih masif. Dari lab ini saja, bisa 100 tes per hari. Ini akan memperkuat fasilitas lain yang sudah ada,” ujar Head of Medco Foundation Roni Pramaditia.

Selain digunakan RS Dharmais, laboratorium ini juga menjadi rujukan pemeriksaan sampel COVID-19 oleh rumah sakit dan lembaga lain baik di DKI Jakarta maupun tingkat nasional. “Sebagai pusat kanker nasional, RS Kanker Dharmais diharapkan menjadi clean hospital. Pemeriksaan PCR melalui laboratorium ini sangat dibutuhkan,” katanya.

Hal yang tak jauh berbeda juga dilakukan salah satu perusahaan tambang besar di Indonesia, PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Dalam upayanya mempercepat layanan pemeriksaan pasien COVID-19, PAMA  melakukan pengadaan fasilitas infrastruktur laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR), peralatan dan bahan habis pakai kimia sebagai pedukungnya, serta tenaga ahli laboratorium di RSUD Beriman Balikpapan.

Seperti dikutip nomorsatukaltim.com, Direktur PAMA Ari Sutrisno melalui video call pada Jumat 14 Agustus 2020, menyebutkan bahwa bantuan tersebut merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) di masa pandemi COVID-19.

Tambahan pelayanan laboratorium PCR di RSUD Beriman, ini rupanya sinkron dengan kondisi di Balikpapan, yang diungkapkan bahwa saat itu hampir semua laboratorium di Balikpapan penuh. Banyak spesimen yang belum selesai diperiksa karena masih dalam antrean. Dengan adanya laboratorium tersebut, diharapkan dapat menambah kapasitas pemeriksaan spesimen di Kota Balikpapan.

Bantuan laboratorium PCR dan kelengkapannya ini, juga bisa menunjang screening dalam mobilisasi karyawan keluar masuk Kaltim melalui Kota Balikpapan. Karena Operasional pertambangan PAMA harus tetap berjalan dalam kondisi pandemi COVID-19. “Juga demi memastikan keberlangsungan dan menjaga ketahanan industri, mineral, serta energi nasional,” ungkap Ari seperti dikutip nomorsatuklatim.com.

Lebih jauh, kerja sama dengan Pemkot Balikpapan dan RSUD Beriman Balikpapan serta pemberian bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk pemeriksaan kesehatan lainnya. Khususnya paru-paru. “Semoga kerja sama ini dapat membantu menangani penyebaran COVID-19 di Balikpapan dan Kalimantan Timur,” kata Ari berharap.

Sumber:

https://kalsel.antaranews.com/berita/185070/pt-pama-bantu-mesin-pcr-untuk-pemeriksaan-covid-19

https://indonesia.chevron.com/news/latest-news/2020/pt-cpi-continues-to-support-communities