covid19filantropi.id

Mencermati Bantuan untuk Ojek Online saat Pandemi COVID-19

Dampak wabah COVID -19 ini memang tak pandang bulu. Termasuk kepada para pengemudi ojek online. Benarkah mereka lebih diperhatikan? Simak Beragam bantuan untuk mereka.

Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB saat pandemi COVID-19, memang banyak menimbulkan akibat di berbagai sektor. Termasuk  pada transportasi, utamanya ojek online atau ojol yang  mengalami penurunan order.

Faktanya, Gojek dan Grab,  dua pemain utama ojol di Indonesia, mengungkapkan penurunan tersebut terjadi hampir di semua layanan. Chief of Public Policy and Government Relations Gojek, Dyan Shinto E, misalnya mengatakan, penurunan terjadi dilayanan antar makanan hingga pengiriman barang. Namun, penurunan bagi transportasi lebih terasa. Begitu disebut di laman detik.com.

Di laman yang sama, Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno menyebutkan dampak COVID-19 yang dialami perusahaannya tak jauh berbeda. Ia menyebutkan penggunaan transportasi atau GrabBike tak sebanyak sebelumnya. “Transport memang melandai,” katanya.

Kalau diperhatikan di aplikasi transportasi online tersebut ada yang hilang fiturnya. Di Grab, misalnya GrabBike sudah tak ada lagi. Sementara di Gojek, GoRide sempat juga hilang, tapi kini tampak tersedia lagi.

Dalam PSBB, masyarakat memang tidak diperbolehkan berdekatan (social distancing), termasuk berkendara motor berboncengan.  Kondisi tersebut, otomatis menurunkan juga penghasilan para pengemudinya.

Salah satu supir ojol Adi, misalnya yang diwawancara Tirto.id, menyebutkan bahwa situasi pandemi COVID-19 seperti ini, pemesanan pun jauh lebih sedikit bahkan cenderung hampir tidak ada.

Pengemudi ojol asal Penjaringan Jakarta Utara itu mengaku sejak masa darurat COVID-19, ia sudah bersyukur seandainya mendapat dua penumpang dalam sehari.

Kisah yang hampir sama juga dilaporkan Tribunnews. Salah seorang pengemudi ojol, Fatawa Toni Obenk, mengaku jumlah pesanannya menjadi menurun.

Hal tersebut membuat dirinya tak pernah mencapai target, sehingga tidak memperoleh insentif.

“Iya, orderan yang bawa penumpang sepi, rata-rata lebih banyak orderan food-nya,” ungkap Fatawa pada Tribunnews.com, Kamis, 26 Maret 2020, malam.

Tapi, ada yang disyukuri Fatawa. Sejak pandemi ini, ia dan teman-temanya sering mendapat makanan gratis dari para pelanggan.

“Kebetulan saya pribadi udah dua kali dapat (makanan gratis), teman-teman yang lain juga banyak,” tuturnya.

Ia pun mengaku terharu melihat niat baik masyarakat untuk membantu para driver ojol dengan mentraktir makanan. Bahkan, menurut Fatawa, traktiran makanan tersebut tidak selalu hanya datang dari kalangan terpandang.

Beberapa aksi para dermawan untuk para pengemudi ojol itu memang sempat viral di sosial media. Saat itu disebutkan bahwa salah seorang pemesan GoFood memberikan pesanan makanannya kepada sang pengemudi.

Sementara itu, berbagai komunitas dan lembaga juga memberikan bantuan dengan caranya masing-masing pada pengemudi ojol ini. Alfamart, misalnya, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Rabu, 15 April 2020 telah menyalurkan bantuan kepada 30.000 mitra Gojek di wilayah Tangerang.

Bantuan senilai total Rp1,5 miliar dengan rincian dana sebesar Rp1 miliar merupakan hasil donasi konsumen Alfamart dengan menggandeng 4 yayasan yakni BMCI (Rp500 juta), LAZISMU (Rp250 juta), LAZISNU (Rp150 juta) dan juga Mizan Amanah (Rp100 juta). Sementara tambahan Rp500 juta merupakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Alfamart.

Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin mengatakan bahwa bantuan untuk mitra Gojek ini merupakan rangkaian program tanggap Alfamart Melayani Indonesia, dalam penanganan wabah COVID-19.

Di Kota Malang, Jawa Timur, ada sejumlah UMKM yang mendirikan posko disinfektan gratis untuk melindungi para pekerja ojol.

Sementara pengusaha warteg, Sonny Mahendra (41), menyediakan makan gratis di dua wartegnya untuk para supir ojol setiap Jumat. Dua wartegnya yaitu Kharisma Bahari yang berada di Jalan Raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan Warteg Beken di Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Keseriusan membantu para pengemudi ojol ini juga diungkapkan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Seperti dilansir dari detikcom, ditegaskan bahwa pengemudi ojek online harus mendapat perhatian khusus di tengah pandemi COVID-19. Menurut Bambang, selama ini pengemudi ojek online merupakan salah satu tulang punggung perekonomian negara. Selain itu, ojol juga sudah banyak membantu mulai dari mengurangi angka kemacetan hingga mengantar makanan ke rumah.

“Bahkan, di saat wabah corona merajalela dan sebagian besar kita memilih tinggal di rumah, peran ojek online sangat besar membantu untuk mengantar barang ataupun membeli makanan dari luar,” ujar sosok yang sering disebut Bamsoet dalam keterangannya, Selasa, 31 Maret 2020.

Bantuan dan dukungan pemerintah dan masyarakat untuk para pengemudi ojol ini terus mengalir. Namun ada juga yang mempertanyakannya. Bahkan beredar meme yang menyatakan jika pemerintah terlalu memikirkan pengemudi ojol. Padahal masih banyak pekerja sektor informal lainnya yang terdampak.

Mulan Jameela pun seperti ditulis Tempo, mengkritik upaya Pertamina memberikan bantuan kepada pengemudi ojol yang berupa tambahan cashback 50% ketika membeli BBM non subsidi.

Sebagai anggota DPR RI, Mulan merasa program tersebut justru akan menimbulkan perselisihan.

“Kebijakan #cashback50% pertamina terhadap ojol juga menimbulkan kecemburuan bagi yang lainnya,” tulis Mulan di Instagram Story-nya pada Selasa, 21 April 2020.

Istri Ahmad Dhani itu merasa keputusan tersebut dibuat tidak merata dan tidak memikirkan nasib para pengemudi ojek pangkalan atau kendaraan umum lainnya.

Sebetulnya bantuan apa saja yang diperoleh pengemudi ojol dari pemerintah? Simak rangkuman yang ditulis detikcom pada Rabu 15 April 2020, di bawah ini:

  1. Beli BBM Dapat Cashback 50%

Ojol satu-satunya sektor transportasi yang mendapatkan promo cashback sebesar 50% untuk pembelian BBM non-subsidi di SPBU Pertamina dengan menggunakan aplikasi MyPertamina.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati mengatakan program yang berjalan 3 bulan sampai 12 Juli 2020, ini untuk meringankan beban hidup para driver ojol saat wabah COVID-19.

Total cashback saldo yang akan diberikan Pertamina untuk keseluruhan program ini sebesar Rp 13,5 miliar. Program berbagi ini memberikan cashback dengan maksimal nilai Rp 15.000/hari yang bisa didapatkan oleh 10.000 driver ojol setiap harinya.

  1. Libur ‘Cicil’ Kredit Bank

Pengemudi ojol yang memiliki utang Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) diberikan relaksasi keringanan bayar angsuran KKB. Pembayaran cicilan debitur akan ditunda sampai satu tahun.

  1. Dapat Bantuan Langsung Tunai atau BLT

Pemerintah juga akan memberikan BLT kepada 29,3 juta masyarakat yang masuk ke dalam kelompok 40% termiskin di Indonesia, hingga para kelompok pekerja informal termasuk pengemudi ojol.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan kebijakan ini digulirkan pemerintah guna menjaga daya beli masyarakat di tengah pelemahan ekonomi akibat dampak COVID-19.

  1. Dijadikan Transportasi untuk Pembelian Sembako

Kementerian Pertanian telah menggandeng perusahaan aplikator transportasi online untuk pembelian sembako. Ojol merupakan satu-satunya sektor transportasi yang diajak bekerja sama. Beda dengan perusahaan-perusahaan transportasi lainnya yang harus berupaya mandiri.

  1. Minta Tes COVID-19 dan Turunkan Ongkos Kirim

Pihak ojol masih meminta pemerintah memperhatikan para pengemudi ojol yang pendapatannya sudah hilang sejak diterapkan physical distancing.

Ketua Presidium Gabungan Roda Dua (Garda), Igun Wicaksono meminta pemerintah memberikan layanan kesehatan bagi para driver ojol, seperti pengecekan COVID-19. “Karena kami yang masih terus beraktivitas di jalan dan paling berisiko terpapar juga,” tuturnya kepada detikcom, Senin, 6 April 2020.

Sumber:

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4977521/sederet-bantuan-corona-untuk-driver-ojol-yang-bikin-iri/1

https://tirto.id/ojek-online-di-tengah-psbb-pendapatan-turun-bantuan-pun-tak-pasti-eMjq

http://ayoyogya.com/read/2020/04/16/39136/kebijakan-transportasi-harus-adil-jangan-hanya-perhatikan-ojold

https://seleb.tempo.co/read/1334313/mulan-jameela-kritik-pertamina-yang-hanya-peduli-ojek-online/full&view=ok

https://news.detik.com/berita/d-4959807/gotong-royong-di-tengah-corona-ketua-mpr-ajak-peduli-ojek-online

https://infobrand.id/peduli-corona-alfamart-salurkan-bantuan-sembako-untuk-mitra-gojek.phtml

https://otomania.gridoto.com/read/242081048/peduli-driver-ojek-online-pemilik-warteg-bagikan-100-porsi-makanan-tipa-hari-jumat

https://otomania.gridoto.com/read/242079074/sepi-orderan-driver-ojek-online-curhat-terharu-dapat-makanan-gratis-balas-dengan-donasi-apd-tenaga-medis

https://www.kompas.tv/article/76520/peduli-ojek-online-umkm-di-malang-berikan-layanan-posko-disinfektan

Foto oleh Fikri Rasyid dari Unsplash