covid19filantropi.id

Pandemi COVID-19, Intip 7 Tips Dasar Pemberian untuk Bencana

Ada yang selalu menjadi tantangan khusus bagi para donor saat bencana seperti pandemi COVID-19 ini terjadi. Yaitu terkait koordinasi dan pembelanjaan yang efektif. Apa solusinya?

Di saat bencana, seperti pandemi COVID-19 ini, sumbangan untuk amal pada umumnya meningkat. Apalagi liputan media pun tak pernah lepas menyoroti aksi tersebut. Tapi ketika perhatian berkurang, biasanya kontribusi pun terhenti.

Ada yang selalu menjadi tantangan khusus bagi para donor. Yaitu terkait  koordinasi dan pembelanjaan yang efektif . Tidak hanya saat bencana sedang berlangsung, tetapi juga dalam jangka panjang, saat pembangunan atau pemulihan kondisi sosial  kembali dimulai. Saat para keluarga dan masyarakat memulai untuk proses pemulihan, para dermawan biasanya selalu terjebak dalam pertanyaan: “Bagaimana saya bisa membantu?”

Agar bisa sukses dalam memberi dalam kondisi krisis dan paskakrisis, Center for Disaster Philanthropy atau CDP menawarkan tips dasar dalam pemberian untuk bencana ini:

  1. Pertimbangkan Dampaknya

Sekalipun berfokus pada kebutuhan yang mendesak, ingatlah bahwa akan ada waktu saat berbagai kebutuhan muncul. Masalah listrik, transportasi, dan rumah-rumah yang rusak akibat banjir mungkin menjadi masalah utama, tetapi perlu beberapa saat untuk benar-benar memahami dampak bencana terhadap kehidupan masyarakat.

Harus sabar dalam melakukan perencanaan untuk pendanaan bencana. Ingat, pemulihan akan memakan waktu lama dan pendanaan yang fleksibel akan dibutuhkan sepanjang pembangunan kembali tersebut.

  1. Filantropi Swasta dapat Membantu Lembaga Pemerintah

Dengan meningkatnya angka bencana, pemerintah tidak dapat sepenuhnya mendanai pemulihan. Oleh karena itu, penyandang dana swasta memiliki peluang mengembangkan solusi inovatif untuk membantu upaya pemulihan dan untuk mencegah atau mengurangi bencana di masa depan yang tidak dapat dilakukan pemerintah.

  1. Semua Penyandang Dana adalah Filantropis Bencana

Sekalipun organisasi Anda tidak bekerja di wilayah geografis tertentu atau tidak mendanai upaya bantuan untuk kondisi darurat.  Ada cara untuk menyelaraskan pendanaan bencana dengan misi Anda saat ini.  Misalnya, jika Anda fokus pada pendidikan, kesehatan, anak-anak atau populasi yang rentan, maka peluang membantu pun terbuka lebar di bidang tersebut, untuk mengurangi dampak dari bencana yang terjadi.

  1. Mendukung Berbagi Praktik Terbaik

Florida, misalnya, telah mengembangkan aturan bangunan yang ketat untuk mengurangi kerusakan akibat badai. Donor yang berminat dapat membantu mendukung transfer keahlian dari satu daerah ke daerah lain sebelum bencana berikutnya terjadi. Bantuan juga bisa dilakukan melalui bidang lain untuk penelitian praktik terbaik, misalnya, dan berbagi – upaya untuk mengoordinasikan sukarelawan serta distribusi pasokan.

  1. Terhubung dengan Penyandang Dana lainnya

Respons kolaboratif filantropis terhadap bencana, bisa memanfaatkan keahlian gabungan dan memaksimalkan nilai sumber daya manusia, keuangan, teknis pun yang disumbangkan.  

Centre for Disaster Philanthropy, misalnya, bekerja erat dengan community foundations, regional associations, penyandang dana, dan organisasi nonpemerintah (LSM) untuk berbagi informasi dan analisis yang dapat dipercaya.

  1. Belajar dari Bencana Masa Lalu

Seringkali ada pelajaran yang dapat digunakan untuk membuat kebijakan dan prosedur yang lebih baik. Pertimbangkan untuk mendanai penelitian atau proyek pengurangan risiko bencana yang dapat menginformasikan kebijakan persiapan dan respons bencana yang lebih efektif.

  1. Tanyakan pada Ahlinya

Jika Anda mempertimbangkan untuk mendukung organisasi yang diposisikan untuk bekerja di area yang terkena dampak, lakukan riset. The Center for Disaster Philanthropy, National Volunteer Organizations Active in Disaster, dan Interaction, misalnya. Mereka memiliki daftar organisasi yang bekerja di masyarakat terkena dampak . Selain itu, ada juga yayasan komunitas lokal yang memiliki wawasan tentang LSM yang paling cocok untuk merespons dalam komunitas tertentu.

Dengan 7 jurus jitu tersebut, semoga tak ada lagi pertanyaan, “Bagaimana saya bisa membantu?” saat terjadi pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

Sumber:

Foto oleh Thomas de LUZE dari Unsplash