covid19filantropi.id

SOS Children’s Village Indonesia: Pastikan Anak Aman Saat Pandemi COVID-19

Pandemi COVID-19 membuat setiap negara mengambil langkah mengamankan keselamatan warganya. Bagaimana aksi SOS Children’s Village Indonesia menyelamatkan anak-anak?

Penyebaran cepat virus COVID-19 telah menyebabkan pihak berwenang di berbagai negara mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan warga negara. Indonesia, salah satunya.

Saat ini kita sedang berjuang menekan penyebaran virus COVID-19 di Indonesia. Pemerintah telah menetapkan kebijakan social dan physical distancing dengan mengurangi kontak antar invididu yang berisiko besar terhadap penyebaran virus ini.

Begitu ditulis di laman sos.or.id (website SOS Children’s Villages Indonesia) pada 8 April 2020. SOS Children’s Villages Indonesia sendiri adalah organisasi sosial nirlaba non-pemerintah yang aktif dalam mendukung hak-hak anak dan berkomitmen memberikan anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua kebutuhan utama mereka, yaitu keluarga dan rumah yang penuh kasih sayang. SOS Children’s Villages Indonesia kini mendampingi 2.300 keluarga di 72 area di Indonesia.

Dituliskan juga bahwa demi mengusahakan yang terbaik bagi anak-anak, SOS Children’s Villages Indonesia mengambil langkah preventif agar anak-anak aman dari penularan COVID-19 yang berbahaya. Aktivitas belajar di rumah dijadwalkan sama seperti jam belajar di sekolah. Namun, aktivitas di luar maupun kunjungan dari tamu luar ditunda sampai waktu yang belum ditentukan demi mengurangi risiko penyebaran virus kepada ribuan anak.

SOS Children’s Villages Indonesia juga mengawasi kegiatan serta perkembangan anak di rumah dengan adanya pengukuran suhu tubuh secara berkala.

Tak hanya melindungi anak di bawah asuhanya, beberapa relawan SOS pun terjun di garda depan. Andi Supriyanto, misalnya, seperti diberitakan di laman yang sama pada 18 Juni 2020.  Adalah salah satu mandiriwan SOS Children’s Village Jakarta yang saat ini bekerja sebagai perawat di Rumah Sakit Kanker Dharmais. Lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Santo Borromeus Bandung, Program Studi S-1 Ilmu Keperawatan, ini sudah hampir tiga bulan, bekerja melayani pasien-pasien COVID-19. Membantu mereka makan, memeriksa tanda vital, dan memberikan mereka obat. Meski masih diberikan libur oleh rumah sakit, Andi harus tetap siaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Sebagai tenaga medis, mengikuti protokol COVID-19 sangat penting. Andi menggunakan alat perlindungan diri (APD), sering mencuci tangan secara berkala, makan makanan sehat, dan minum air mineral untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Bagi saya, ini lebih dari sekadar profesi karena saya ingin meningkatkan kualitas hidup orang banyak. Saya ingin mendedikasikan hidup saya untuk membantu orang lain yang membutuhkan dan terus menjangkau lebih banyak orang,” kata Andi menambahkan.

Masih banyak aktivitas lain yang patut dicatat dari SOS Children’s Village Indonesia ini. Seperti aktivitas yang dipublikasikan pada 17 April 2020. Yaitu bersama pada penggemar grup boyband Korea, iKon (iKonic Indonesia) menggalang dana demi membantu anak-anak SOS Children’s Villages Indonesia.

Asal tahu saja, 1 dari 10 anak di seluruh dunia tidak mendapatkan pengasuhan orang tua yang memadai. Dalam situasi krisis, kelompok ini menjadi sangat rentan. Ancaman COVID-19 yang semakin meningkat menjadi perhatian khusus untuk kesehatan dan perlindungan anak-anak. Virus ini tidak hanya berdampak langsung pada risiko kesehatan sebagian besar anak-anak, tetapi hal ini juga merupakan risiko besar bagi kesejahteraan dan perkembangan hidup mereka.

Melihat hal ini, iKonic Indonesia tergerak menggalang dana untuk anak-anak di SOS Children’s Villages. Pada website Kolase.com, iKonic Indonesia menjual merchandise yang seluruh keuntungannya digunakan untuk perlindungan dan pencegahan penyebaran virus corona bagi anak-anak dan keluarga rentan. Selain membantu anak-anak, donasi juga didedikasikan untuk memperkuat penghidupan keluarga yang berisiko ambruk karena dampak dari corona.

Hal serupa juga dilakukan bersama klub sepakbola yang tergabung dalam Liga 1 Indonesia, Persita Tangerang. Sejumlah rencana kegiatan mendukung anak-anak dengan mengadakan coaching clinic pun telah disepakati sebelumnya. Meskipun kondisi saat ini tidak memungkinkan, klub bola yang bermarkas di Tangerang ini tetap menunjukkan konsistensinya dengan menggalang dana untuk perlindungan dan pencegahan penyebaran virus corona bagi anak-anak SOS Children’s Villages.

Melalui akun instagram (@persita.official), Persita Tangerang juga mengadakan lelang jersey Persita musim 2019 yang hasil penjualan menjadi donasi. Jersey eksklusif ini ditandatangani hampir semua pemain Persita Tangerang musim lalu yang berhasil membawa timnya naik kasta ke Liga 1 Indonesia. Pemenang lelang jersey ditutup dengan nilai donasi Rp 2.600.000 untuk 1 Jersey Eksklusif sebagai bagian gerakan #BersamaLawanCorona.

Penggalangan dana #PersitaLawanCorona terkait pandemi COVID-19 yang ditutup pada 15 Juni 2020, ini berhasil mengumpulkan donasi hingga Rp 8.081.067 dari 36 donatur.

Sumber:

https://www.sos.or.id/cerita